

Tanggal 23 Juli 2013, pada mata kuliah manajemen marketing, kami disajikan tontonan mengenai “Chocolate Wars”, yakni mengenai perang strategi dalam industri cokelat antara Hershey dan Mars. Dari tontonan tersebut banyak pelajaran yang kami ambil, seperti konsep marketing yang digencarkan oleh kedua perusahaan cokelat tersebut. Selain itu, kami juga mendapatkan kalimat-kalimat inspiratif yang dapat membangun motivasi dan sangat berkesan bagi kami.
Dalam
industri cokelat, Hershey dan Mars bersaing sangat ketat demi menjadi pemimpin
pasar. Awalnya, Mars membeli permen pelapis cokelat yang diproduksi oleh
Hershey. Akan tetapi, Mars memutuskan untuk membuat permen pelapis coklat
sendiri dan tidak lagi membeli kepada Hershey. Mars berambisi untuk mengalahkan
Hershey dengan merebut posisi pertama yang diduduki oleh Hershey, sehingga Mars
mempengaruhi Murry agar ia lepas dari Hershey. Dengan begitu pemasaran produk
Hershey menurun dan Mars menjadi pemimpin pasar.
Untuk
mengembangkan produknya, Mars menciptakan produk baru dengan mengkombinasikan
cokelat dan susu kenyal menjadi nougat. Inovasi baru ini menjadikan penjualan
Mars meningkat dan mengalahkan produk Hershey yang hanya sebuah coklat batang.
Akan tetapi, persaingan belum berhenti. Dengan kondisi dunia yang semakin panas
dengan peperangan, Mars berinovasi untuk menjadi pemasok anggota militer dengan
memproduksi permen cokelat yang tidak meleleh di tangan tetapi meleleh di mulut
dengan merek M&M walaupun pada akhirnya Hershey tidak mampu
mendistribusikan secara baik kepada para anggota militer. Tidak ingin kalah
dengan Mars, Hershey pun ingin menjadi pemasok anggota militer dengan memproduksi
cokelat yang memiliki titik leleh yang tinggi, yakni sebesar 140 derajat Farenheit.
Selain itu, untuk menyamai kedudukan M&M, Hershey juga turut memproduksi
permen cokelat berisi kacang yang dinamai Reese’s Pieces.
Adanya
kerja sama antara Hershey dan suatu perusahaan film, memberikan banyak keuntungan
bagi Hershey. Dengan meluncurnya film tersebut, penjualan produk cokelat
Hershey melonjak tinggi dan Hershey kembali menjadi pemimpin pasar cokelat di
Amerika.
Semakin
ketatnya persaingan, Mars mengambil langkah untuk memasarkan produknya secara
agresif melalui iklan televisi dan film anak-anak dengan tokoh yang berasal
dari permen cokelat M&M. Sedangkan Hershey meraih pasar dengan
menggencarkan tagline “Hershey’s
great American chocolate”. Dengan tagline tersebut, Hershey mampu menguasai
pasar cokelat di Amerika, sedangkan Mars unggul dalam distribusi dan penetrasi
pasar cokelat di Eropa dengan menyaingi produk cokelat dari Cadburry dan Nestle.
Kesimpulan
Konsep
Marketing :
- Innovation: Hershey dan Mars berlomba-lomba mengembangkan produk baru, seperti menciptakan cokelat yang tidak mudah meleleh
- Segmentation: Segmentasi Hershey lebih kepada semua warga Amerika dengan tagline “Hershey’s great American chocolate”, sedangkan Mars mensegmentasikan produknya kepada anak-anak dengan diciptakannya film kartun bertokoh M&M
- Promotion: Mars melakukan iklan melalui media televisi secara agresif yang telah menghabiskan banyak dana, sedangkan Hershey menjalin kerja sama dengan perusahaan film yang mampu membangkitkan penjualan produknya
- Market penetration: Hershey mampu menjadi pemimpimpin pasar cokelat di Amerika, sedangkan Mars berhasil memasuki pasar cokelat di Eropa dengan menyaingi produk cokelat dari Cadburry dan Nestle
- Distribution: Mars mampu mendistribusikan produknya secara baik dan merata untuk anggota militer Amerika
Kalimat
Inspiratif:
- If we had helped a hundred children it would have all been worthwhile
- Business is the sustainable competition
